Talent IndoFringe Dari Traforsix Tampilkan Tari Cupang Menor di Shakti India-Indonesia Dance Showcase
Talent IndoFringe Dari Traforsix Tampilkan Tari Cupang Menor di Shakti India-Indonesia Dance Showcase
Oleh Rafi Fadhilah

JAKARTA (India News Desk) — Traforsix, salah satu talent IndoFringe, menampilkan Tari Cupang Menor dalam Shakti India × Indonesia Dance Showcase di BINUS University International, Jakarta, Jumat (16/10/2026)). Membawakan tarian yang menggambarkan kelincahan dan pesona ikan cupang, Traforsix menghadirkan energi ceria seni tari Betawi di tengah perayaan budaya yang mempertemukan seniman dan penampil dari India dan Indonesia.
Diselenggarakan oleh Indoindians bekerja sama dengan BINUS University, Shakti mengusung tema Dance, Discover, Connect dengan slogan One Stage. Two Cultures. One Rhythm. Acara ini menghadirkan beragam pertunjukan tari dari kedua negara, mulai dari Bharatanatyam, Kuchipudi, tari Betawi, Bhangra, hingga Bollywood. Sebagai talent IndoFringe, Traforsix turut mengambil bagian dalam rangkaian pertunjukan tersebut, memperkenalkan seni tari Indonesia kepada audiens lintas budaya.
Traforsix membawakan Tari Cupang Menor, sebuah tarian yang terinspirasi dari karakter ikan cupang yang gesit, lincah, dan menawan. Zulfanida Zahra, yang akrab disapa Zulfa, menjelaskan bahwa karakter tersebut tercermin dalam gerakan tari yang energik dan ceria untuk menarik perhatian penonton.

“Tari Cupang Menor ini mengisahkan seekor cupang yang gesit dan lincah, yang tentunya tidak hanya gesit dan lincah saja, tetapi juga menawan dan menarik perhatian orang-orang,” ujar Zulfa dalam wawancara setelah pertunjukan.
Ia menambahkan bahwa tarian tersebut dibawakan dengan gerakan yang energik, ceria, dan penuh semangat, sehingga karakter ikan cupang dapat dihidupkan melalui ekspresi dan gerakan para penari.
Traforsix Rasakan Pengalaman Pertukaran Budaya
Tampil sebagai talent IndoFringe di panggung Shakti menjadi pengalaman berkesan bagi para anggota Traforsix. Nuraknia Ariska, yang akrab disapa Naey, mengaku sempat merasa gugup saat tampil. Namun, ia juga merasa bahagia karena mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam acara yang mempertemukan budaya India dan Indonesia.

“Perasaan aku waktu tampil sih deg-degan banget, tapi aku happy karena aku baru pertama kali juga mengisi acara ini. Sekarang sudah lega banget,” ungkap Naey.
Selain kesempatan menampilkan seni tari Indonesia, para anggota Traforsix juga menikmati pengalaman menyaksikan pertunjukan dari India dan berinteraksi dengan para pengunjung dari negara tersebut.
Salah satu anggota Traforsix mengaku terkesan dengan suasana pertunjukan yang meriah dan keterlibatan penonton dalam berbagai sesi interaktif.
“Aku merasa amazing banget. India itu benar-benar ramai dan seru. Serunya, mereka mengajak kita semua untuk ikut berpartisipasi, bukan hanya mereka saja,” tuturnya.
Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi para penari untuk melihat secara langsung bagaimana seni pertunjukan dapat menjadi sarana interaksi dan pengenalan budaya yang menyenangkan.
Zhafira Safatiana Dari, yang akrab disapa Fira, juga mengungkapkan kegembiraannya karena dapat berkenalan dengan pengunjung dari India. Menurutnya, interaksi yang ramah membuat pengalaman pertukaran budaya terasa lebih dekat.

“Seru banget karena tadi kita juga sempat berkenalan dengan orang-orang India. Ternyata mereka ramah banget,” kata Fira.
Ia berharap dapat kembali berpartisipasi dalam acara serupa pada masa mendatang dan memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengenal kebudayaan dari berbagai negara.
Ketiga penari tampil membawa Tari Cupang Menor sebagai representasi seni tari Indonesia dalam rangkaian pertunjukan Shakti.
IndoFringe Dukung Pertemuan Seni Lintas Budaya
Kehadiran Traforsix sebagai talent IndoFringe dalam Shakti memperlihatkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku seni Indonesia dengan komunitas internasional melalui pertunjukan langsung. Dengan menampilkan Tari Cupang Menor di panggung yang juga menyuguhkan tradisi tari India, Traforsix menjadi bagian dari pertukaran budaya yang memungkinkan audiens mengenal keragaman ekspresi artistik dari kedua negara.
Bagi para penari, kesempatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan kemampuan mereka, tetapi juga pengalaman untuk bertemu dengan orang-orang dari latar belakang berbeda dan mengapresiasi kebudayaan satu sama lain.
Melalui partisipasi Traforsix, Shakti India × Indonesia Dance Showcase menegaskan peran seni pertunjukan dalam membangun koneksi antar masyarakat. Sejalan dengan semangat One Stage. Two Cultures. One Rhythm, acara ini menghadirkan panggung bagi beragam tradisi untuk tampil berdampingan, sekaligus membuka kesempatan bagi para talent Indonesia untuk memperkenalkan seni dan budaya lokal kepada audiens yang lebih luas.
